©2019 by ARIF ASATAR. Proudly created with Wix.com

ARIF ASATAR

Welcome to My Blog

It's my personal blog. I would like to share everything about books, life, and my thought(s). Hope you enjoy!

 
 
Cari
  • Arif Asatar

Gambling or Taking a Risk?

Ada yang suka main poker?


Recently, I and my friends play the Poker game. Kami tidak bertaruh apapun hanya permainan saja. Hanya ingin merasakan sensasi permainan dari bermain Poker. Setelah mengerti, we end it!


Akhirnya, kami benar-benar tahu bagaimana sebenarnya gambling dan mengambil risiko. Life is choice, isn't it? Kita bebas memilih di masa sekarang untuk masa depan kita. Namun, tampaknya dalam hidup, kita justru lebih sering gambling daripada take a risk atau mengambil risiko.





Bedanya apa? Coba deh aku bercerita satu-satu beserta dengan masing-masing konteksnya. Sebuah definisi -- yang bukan science things -- yang tidak disertai dengan konteks, biasanya jadi taklid.


Romeo keluar dari taxi. Dia memilih berlari dengan membawa koper dan tasnya yang berisi laptop dan bahan-bahan presentasi. Terpaksa dia harus menerjang kemacetan dengan berlari. Jarak masih sekitar 2 kilometer ke lokasi meeting. Dia hanya punya sisa waktu 15 menit untuk sampai di lokasi meeting dengan bos dan kliennya. Naas, dia terlambat 10 menit, pikiran kacau, penampilan kacau, semua jadi ambradul.


Romeo adalah contoh kecil gambling dalam daily basis. Semalam, Romeo main PS 4 dengan teman-teman kontrakannya hingga dini hari. Dia pikir, berangkat jam 7 pagi, akan sampai tepat waktu. Dia tidak menyangka akan terjebak kemacetan yang luar biasa. Di akhir cerita tadi, Romeo kena Surat Peringatan dari bos.


Kita tahu, bahwa kemacetan di jalan raya adalah sesuatu yang di luar kendali kita. Saat kita menggantungkan peruntungan kita terhadap sesuatu yang di luar kendali kita, itulah gambling kecil di dalam daily basis kita.


Yoshita malam ini sibuk mempelajari bahan-bahan presentasi untuk klien dan bosnya. Dia berusaha semaksimal mungkin untuk memberi apa yang dibutuhkan oleh bos dan kliennya. Dia mencoba menguasai bidang-bidang yang tidak dikuasainya dengan research dan bertanya dengan pakar atau ahlinya.


Keesokan harinya, seperti ekspektasi Yoshita, presentasi berjalan lancar dan dua belah pihak berhasil menjalin kerja sama. Ini adalah take a risk. Yoshita menggantungkan peruntungannya pada dirinya. Dia berani mengambil kesempatan dan tidak bergantung pada mood, knowledge, dan experience si klien dan bosnya -- sesuatu yang di luar kendalinya.


Kedua cerita di atas aku kira sudah cukup menjelaskan bagaimana konteks gambling atau take a risk dalam daily basis kita.


Contoh yang sangat singkat lainnya, saat kita mempertaruhkan peruntungan kita pada kartu yang kita dapatkan, itu artinya gambling dalam konteks permainan Poker. Berbeda dengan catur, kemenangan kita bergantung pada kemampuan kita -- seberapa sering latihan, mengerti teori, dan mental bertanding.


Sampai sini, bisakah kamu bercerita di kolom komentar di bawah, apa saja keputusan dalam hidup kamu yang termasuk gambling atau taking a risk?

72 tampilan
 
 

CONTACT

Thank you for visiting my blog. I'd love to know you get in touch with me.  Let's be a friend and share!

East Java, Indonesia

Laptop & Coffee